Sabtu, 05 Desember 2015

Taaruf Yuk Sama Open Source! :3




Sumber
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar kawans :D

Pada kesempatan ini saya mau ngajak kalian taarufan sama open source nih. Kawans sudah tau Open Source itu apa sih?

FYI, Open Source adalah program komputer yang lisensinya bersifat publik, jadi setiap orang dapat menggunakan atau mengembangkan program/aplikasi untuk apa saja secara bebas.

Penggagas dari open source adalah Eric S. Raymond, Christine Peterson, Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall dan Sam Ockman dengan pelopornya adalah Richard Stallman pada tahun 1998. Salah Satu Software Open Source yang terkenal adalah OS Linux.

Linux, salah satu software open source yang terkenal (sumber)

Software open source sangat bergantung pada koneksi internet, karena perkembangan yang terjadi berbasis internet, seperti perbaikan, update, dan lain-lain. Awalnya Software open source terkesan kurang dan asal-asalan, namun lama-lama menjadi berkembang pesat menjadi lebih baik bahkan dari segi pengguna dapat mengungguli software berbayar, contohnya: Apache+PHP+MySQL, Wordpress dan lain-lain.

Beberapa Contoh Software Open Source (Sumber)

Kelebihan software Open Source:
1.       Dikembangkan suatu komunitas atau kelompok yang ahli sehingga dapat memudahkan pengembangan. 
2.       Fitur dan kemampuan tidak kalah dengan software berbayar 
3.       Berbasis GPL, sehingga hampir tidak dikenakan biaya untuk software tersebut.
4.       Lebih sedikit malware, virus dan sebagainya, sehingga lebih aman.

Kekurangan software Open Source:
1.       User interface kadang terlalu rumit bagi orang awam 
2.       Kadang beberapa aplikasi masih kurang mumpuni di bandingkan dengan software berbayar
3.       Sering menemui kesulitan dalam menginstal maupun mengkonfigurasi software open source

Sekian dulu yah bahasan tentang open source, semoga bermanfaat.
Mohon maaf kalo ada salah.
Terima kasih :)

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Referensi:

Jumat, 06 November 2015

Konfigurasi Wireless Access Point



Assalamualaikum, Wr. Wb.
Kita akan belajar cara mengkonfigurasikan wireless Access Point,



Gunanya apa sih Wireless Access Point?

Gunanya Wireless Access Point adalah mengatur lalu lintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client server.
 untuk tipe Access Point yang digunakan adalah Linksys WAP54G dari Cisco. Tidak lupa diingatkan pada teman-teman untuk melakukan save tiap suatu perubahan.

1. Sambungkan power adapter Access Point (AP) yang digunakan ke sumber listrik

2. reset AP menjadi pengaturan awalnya dengan menekan tombol reset pada  bagian belakang, tahan sekitar 20-30 detik sampai lampu indikator di bagian depan mati kemudian hidup lagi.



3. Hubungkan AP ke PC/notebook dengan kabel straight.

4. Ubah pengaturan IP address, contohnya: 192.168.1.10, pastikan IP address  yang digunakan pada PC berbeda dengan IP dari AP . Untuk IP dari Access Point tipe ini adalah 192.168.1.245.



5. Buka browser lalu ketikkan 192.168.1.235, akan muncul suatu dialog box. Kosongkan bagian username. Disini isi saja password dengan  “admin”



6. Kita akan masuk ke halaman awal, terdapat empat menu utama yaitu Setup, Wireless, Administration, dan Status. Dalam setup terdapat dua sub-menu, yaitu Network Setup dan AP Mode.



7. Pada Sub-menu Network Setup terdapat nama, model, tipe dan konfigurasi IP, subnet mask dan default gateway dari akses poin yang digunakan, sedangkan pada sub-menu pada AP Mode terdapat pilihan sesuai dengan kegunaan access point kita. Pilih opsi yang pertama.



8. Jika kita memilih menu wireless , terdapat empat sub-menu, yaitu Basic Wireless Settings, Wireless Security, Wireless MAC Filter dan Advance Wireless Settings.

9. Berikut ini merupakan tampilan dari Basic Wireless Settings yang terdiri dari Mode, Network 
Name (SSID), Channel, dan SSID Broadcast. Pada bagian Mode kita isi dengan Mixed, sedangkan dibagian Channel  kita pilih 6-2,437 GHz, dan pada SSID Broadcast aturlah menjadi enabled.



10. Pada sub-menu Wireless Security, terdapat Security Mode, Encryption, Passphare dan Key Renewal. Pada Security Mode Terdapat beberapa pilihan untuk keamanan, yaitu WEP, WPA-Personal, WPA2-Personal, WPA2-mixed, WPA Enterprise, dan Radius. Kita akan memilih WPA2-mixed karena memiliki tingkat keamanan yang lebih terjamin.



11. Pada sub-menu Wireless MAC filter kita dapat melakukan filter terhadap alamat fisik suatu perangkat yang akan terhubung dengan Access Point kita. Kita bisa memilih akan mengaktifkan filter atau tidak, jika akan menggunakan akan tersedia dua pilihan, yaitu Prevent yang akan mencegah perangkat yang memiliki MAC address tertentu agar bisa terhubung atau Permit untuk mengijinkan perangkat yang memiliki MAC address tertentu yang bisa terhubung.



12. Pada sub menu Advance Wireless Setting akan ada beberapa konfigurasi yang berkaitan dengan perangkat secara langsung.



13. Kemudian kita pilih menu Administration, akan ada lima sub menu, yaitu Management, SNMP, Log, factory Default dan Firmware Upgrade. Kita dapat menghubah password sesuai dengan keinginan.



14. menginjak ke menu Status,  Pada menu ini akan ditampilkan berupa informasi konektivitas Acess Point, baik secara Local Network, maupun secara Wireless Network 




Kita juga dapat mencoba dengan menggunakan simulator Wireless Access Point dengan mengakses ke http://ui.linksys.com/WAP54G/v3/3.01/Setup.htm , untuk langkah-langkah hampir mirip dengan pemaparan di atas, berikut tampilan simulator, tampilannya sama bukan?

Demikian cara konfigurasi Wireless AP, semoga dapat membantu :)
Referensi:

http://ui.linksys.com/WAP54G/v3/3.01/Setup.htm
http://www.tomsguide.com/us/linksys-wap54g-wireless,review-115-3.html

Modul Praktikum Wireless Networking, Asisten Praktikum Jarkom 2015

Sabtu, 28 Maret 2015

Peta Konsep Linux Shell dan Scheduling

Postingan kali ini tentang peta konsep Linux Shell dan Scheduling, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Sistem Operasi.
Sekedar info, Linux Shell atau Command Shell adalah program dari Linux untuk menerjemahkan perintah, perintah dieksekusi dengan mengetik pada terminal atau program yang disebut shell script, yang merupakan cara terhubung dengan sistem operasi.
BASH(Bourne Again Shell) adalah shell yang dibuat dengan bebas yang menggantikan versi standard dari Bourne Shell buatan Steve Bourne untuk sistem UNIX, dengan beberapa tambahan yang memudahkan penggunaannya dibandingkan command line.

Peta Konsep Linux Shell


Sementara scheduling adalah penjadwalan suatu perintah untuk dieksekusi berdasarkan waktu yang ditentukan.

Peta Konsep Scheduling


Referensi:
- Modul Sistem Operasi Pertemuan ke-4
- Modul Sistem Operasi Pertemuan ke-5

Kamis, 06 November 2014

Mengenal E-Ticketing dan Menganalisanya dalam Sistem Basis Data



Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar teman, semoga semua sehat dan baik-baik saja, ketemu lagi di postingan ini, yuk mari gabung :D
Postingan kali ini menjelaskan tentang sistem basis data kereta api.

sumber: http://www.kereta-api.co.id/media/content/galeri_lok_cc2061.jpg


Pengertian E-ticketing
E-ticketing (electronic ticketing) adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga dalam bentuk fisik ataupun paper ticket. Semua informasi mengenai electronic ticketing akan disimpan secara digital dalam sistem komputer instansi atau jawatan yang berwenang, dalam kasus ini adalah perusahaan kereta api. Biasanya akan ada bukti valid yang tercetak sebagai keluaran yang akan disimpan oleh pelanggan.

E-ticketing memudahkan konsumen dalam memesan kursi kereta api, konsumen tidak perlu datang langsung ke loket untuk membeli tiket, konsumen dapat  langsung memesan tiket via website yang disediakan oleh jawatan kereta api, bahkan sekarang kini lebih mudah karena kita dapat memesan lewat smartphone atau piranti genggam yang mendukung koneksi jaringan, dengan satu sentuhan tiket sudah terpesan,tinggal membayar harga yang sudah ditentukan sesuai kelas kereta dan tujuannya melalui pembayaran secara langsung ataupun melalui e-banking.

Selain itu, banyak manfaat yang didapatkan dari e-ticketing, seperti:
- Mengefisienkan tenaga kerja yang diperlukan
- Keamanan dan orisinalitas tiket.
- laporan ditampilkan dengan benar.
- Pengiriman cepat, dapat segera mencetak tiket.
- Sisi komersil, web e-ticketing dapat dimanfaatkan untuk menambah profit melalui iklan yang terpasang.


FLOW CHART E-TICKETING



sumber: Dokumen Pribadi

Diagram alur (flowchart) menjelaskan bagaimana proses untuk memesan tiket secara online(e-ticketing). Ketika konsumen akan memesan tiket hal yang pertama dilakukan adalah mengakses situs pemesanan tiket kereta api tersebut, saat tampilan awal web muncul menampilkan pilihan menu seperti jadwal, tarif, pemesanan/reservasi, untuk melakukan reservasi, konsumen bisa login jika sudah menjadi member atau mendaftar terlebih dahulu. Jika konsumen memilih untuk memesan maka konsumen akan diberikan pilihan kelas kereta,  rute,  jadwal keberangkatan dan jumlah kursi yang dipesan yang diinginkan. Bila konsumen sudah memilih maka pesanan otomatis akan tersimpan dalam basis data dan konsumen tinggal membayar, biasanya ada batas waktu yang diberikan untuk pembayaran.


sumber: Dokumen Pribadi

ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)

ERD ini dibuat 3 entitas yang  yang dibutuhkan untuk menyimpan semua informasi dari sistem e-ticketing. Dalam ERD ini terdapat, 4 entitas/data, yaitu:
a.       Konsumen
Atributnya: id_konsumen(primary key/PK), nama, alamat, jenis kelamin dan usia.
b.      Kereta
Atributnya: id_kereta(PK), rute, dan id_gerbong(foreign key/FK) dari entitas gerbong untuk menentukan kursi yang kosong.
c.       Gerbong
Atributnya:id_gerbong(PK), dan jumlah kursi.
d.      Tiket(relasi menjadi entitas)
Atributnya: id_tiket(PK), jadwal, rute, kelas, id_kereta(FK), id_konsumen(FK) dan harga.


SQL
Dari ERD yang sudah kita buat dapat dibuat structure query language (sql) seperti dibawah ini:

create table konsumen(
            id_konsumen varchar2(10) primary key not null,
            nama varchar2(20) not null,
            alamat varchar2(30) not null,
            umur number(5) not null,
            jenis_kelamin varchar2(2) not null
);

create table gerbong (
            id_gerbong varchar2(10) primary key not null,
            jumlah_kursi number(5) not null,
            constraint “c_gerbong” check (jumlah_kursi>0)
);

create table kereta (
            id_kereta varchar2(10) primary key not null,
            rute varchar2(50) not null,
            id_gerbong varchar2(10) not null,
            constraint "fk_gerbong" foreign key (id_gerbong) references gerbong(id_gerbong)
);

create table tiket (
            id_tiket varchar2 (10) primary key not null,
            id_konsumen varchar2(10) not null,
            id_kereta varchar2(10) not null,
            jadwal timestamp not null,
            kelas varchar2(10) not null,
            rute_varchar2(50) not null,
            no_kursi number(5) not null,
constraint "fk_konsumen" foreign key (id_ konsumen) references user(id_ konsumen) on delete set null,
constraint "fk_kereta" foreign key (id_kereta) references kereta(id_kereta) on delete set null
);

Demikianlah sekilas tentang Sistem Basis Data Kereta Api, monggo dikomen kalo ada kritik dan saran, ditunggu ya :)
Terima kasih atas perhatiannya,
Wassalamualaikum Wr. Wb.


Referensi:
Superman